Tata Cara Shalat Jamak Taqdim Dan Jamak Takhir berseta niat

tata cara shalat jamak

Pengertian shalat jamak yaitu meringkas dua waktu shalat dalam satu waktu. Misalnya dzuhur di kerjakan bersamaan dengan shalat ashar atau sebaliknya, begitu juga maghrib dengan isya, untuk waktu subuh tidak ada jamak harus disempurnakan. Berikut ini akan kita jelaskan tentang tata cara shalat jamak.

Sholat jamak sendiri terdiri dari dua macam yakni sholat jamak takdim dan jamak takhir.

Jamak taqdim adalah menggabungkan atau melaksanakan dua sholat wajib sekaligus dalam satu waktu dan dikerjakan pada sholat yang pertama.

Sedangkan jamak akhir, sama seperti halnya jamak taqdim, namun kita mengerjakan sholatnya pada sholat yang terakhir.

Seperti misalnya kita melaksanakan jamak takhir pada sholat dhuhur dan ashar, maka kita mengerjakan sholatnya di waktu ashar begitu juga dengan sholat maghrib dan isya’, kita mengerjakannya pada waktu isya’.

Melaksanakan sholat lima waktu adalah salah satu kewajiban bagi kita sebagai umat muslim yang harus dijalankan. Namun, kadangkala ada satu dua hal yang menyebabkan kita terpaksa untuk tidak melaksanakan sholat wajib tepat pada waktunya, misalnya saat kita sedang dalam perjalanan yang sangat jauh dan tidak memungkinkan melakukan sholat pada waktu itu, maka Allah meberikan kemudahan untuk menjamakan shalat, dan berikut ini tata cara shalat jamak.

Keringanan untuk menjalankan sholat jamak ini tentu bukan tanpa dasar. Hal ini dilandasi oleh dalil-dalil dan hadist yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melaksanakan sholat jamak saat perang tabuk.

Dari Muaz menceritakan bahwasanya Nabi Muhammad saw dalam Perang Tabuk apabila beliau berangkat sebelum tergelincir matahari, beliau mengakhirkan shalat Dhuhur sehingga beliau kumpulkan pada shalat Asar (beliau shalat Dhuhur dan Asar pada waktu Asar). Jika beliau berangkat sesudah tergelincir matahari, beliau melaksanakan shalat Dhuhur dan shalat Asar sefuiligus, kemudian beliau berjalan. Jiknbeliau berangkat sebelum Maghrib, beliau mengakhirkan shalat Maghrib sehingga beliau mengerjakan shalat Maghrib beserta Isya; dan jika beliau berangkat sesudahwaktu Maghrib, beliau menyegerakan shalat Isya dan beliau shalat Isya beserta Maghrib. (H.R. Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmizi).

Syarat-syarat Diperbolehkan Untuk Melakukan Sholat Jamak

Syarat-syaratnya di antaranya seperti perjalanannya tersebut bukan bertujuan untuk hal yang maksiat, jarak minimal perjalanan harus mencapai farsakh atau menurut beberapa pendapat para ulama 88 Km, 80 Km, 64 Km, 94,5 Km, dilakukannya harus saat masih berada dalam perjalanan, dilakukan setelah keluar dari batas desa.

Tata Cara Sholat Jamak Taqdim

Jamak Taqdim yaitu meringkas atau mengerjakan 2 sholat fardhu sekaligus di waktu sholat yang pertama, yaitu seperti; (Dhuhur dan Ashar, Dilaksanakan pada Waktu Dhuhur).

1. Niat Shalat Jamak Taqdim

Usolli fardho dhuhri arba’a roka’aatin majmu’an bil ‘asri jam’a taqdimi lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat sholat fardhu Dhuhur empat rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Ta’ala”

2. Takbirotul Ikhram

3. Melaksanakan sholat Dhuhur empat rakaat seperti biasa

4. Salam

5. Berdiri lagi dan berniat sholat yang kedua yakni Ashar

Ushollii fardlozh ashri arba’a roka’aatin majmuu’an bil dzuhri jam’a taqdimi lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat fardhu Ashar empat rakaat dijamak bersama sholat fardlu Zuhur dengan jamak takdim karena Allah ta’ala.”

6. Takbirotul Ikhram

7. Melaksanakan sholat Ashar empat rakaat seperti biasa.

8. Salam.

Tata cara sholat Jamak Takhir

Jamak Takhir yaitu meringkas atau mengerjakan 2 sholat fardhu sekaligus di waktu sholat yang terakhir, yaitu: (Dhuhur dan Ashar, Dilaksanakan pada Waktu Ashar).

1. Niat Shalat Jamak Takhir

Ushollii fardlozh zhuhri arba’a roka’aatin majmuu’an bil ‘asri jam’a takhiri lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat fardu dhuhur empat rakaat yang dijamak bersama Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.”

2. Takbirotul Ikhram

3. Melaksanakan sholat dhuhur empat rakaat seperti biasa

4. Salam

5. Berdiri lagi dan berniat sholat yang kedua yakni Ashar

Ushollii fardlol ‘ashri arba’a roka’aatin majmuu’an bil zhuhri jam’a takhiri lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat fardu Ashar empat rakaat yang dijamak bersama dhuhur, fardu karena Allah Ta’aala.”

6. Takbirotul Ikhram

7. Melaksanakan sholat Ashar empat rakaat seperti biasa

8. Salam.

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat jamak Meskipun kita diperbolehkan melakukannya, namun jika masih memungkinkan untuk sholat fardhu tepat pada waktu yang telah ditetapkan. Semoga bermanfaat ya.

Contributor

Written by Sasjara Era

Content AuthorYears Of Membership