Mewanti-wanti Datangnya Dajjal

Dajjal

Dajjal dalam bahasa Arab berasal dari kata dajala yang berarti “menutupi”. Asal makna dajjal adalah “al-Kholath‟ artinya mencampur, mengacaukan, membigungkan. Dikatakan bahwa seseorang itu berbuat dajjal bila ia menyamarkan dan memanipulasi, dan “ad-Dajjal” ialah manipulator dan pembohong yang luar biasa.

Kemunculan dajjal adalah satu dari sekian fitnah-fitnah yang akan menerpa umat islam, dan kemunculannya itu menandakan bahwa umur dunia sudah di penghujung massa. Kekhawatiran terhadap fitnah dajjal ini tidak hanya dirasakan oleh umat nabi muhammad saja, melainkan kekhawatiran ini sudah dirasakan oleh umat-umat terdahulu, karena rasulullah sallalahu ‘alaihi ‘wasalam pernah bersabda:

عَنْ قَتَادَةَ، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ الْأَعْوَرَ الْكَذَّابَ، أَلَا إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ، وَمَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر

Dari qatadah, ia berkata: aku mendengar anas bin malik berkata: berkata rasulullah sallalahu ‘alaihi wa sallam: tidak ada seorang nabipun kecuali ia sudah mengingatkan umatnya tentang “si buta sebelah yang pendusta”, sungguh ia benar-benar buta sebelah mata, tertulis di antara kedua matanya “ka” “fa” “ra”. (H.R. Muslim)

Peringatan semua nabi terhadap umatnya perihal fitnah dajjal ini menunjukan betapa besar dan dahsyatnya fitnah yang akan dibawa oleh dajjal. Kemudian rasulullah mewanti-wanti bahwa salah satu ciri utama dajjal adalah matanya buta sebelah kemudian tertulis kalimat “ka” “fa” “ra” (kafir) tepat di dahinya.

Imam nawawi dalam syarh shahih muslim menerangkan tentang tulisan kafir yang ada di dahinya, beliau berkata:

وَأَنَّهَا كِتَابَةٌ حَقِيقَةٌ جَعَلَهَا اللَّهُ آيَةً وَعَلَامَةً مِنْ جُمْلَةِ الْعَلَامَاتِ الْقَاطِعَةِ بِكُفْرِهِ وَكَذِبِهِ وَإِبْطَالِهِ وَيُظْهِرُهَا اللَّهُ تَعَالَى لِكُلِّ مُسْلِمٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ

Dan sungguh tulisan itu benar-benar nyata yang Allah jadikan sebagai tanda dan ciri dari sekian banyak tanda-tanda yang jelas tentang kekufurannya dan kedustaannya serta kebatilannya yang allah tampakkan kepada setiap muslim yang bisa menulis maapun yang tidak bisa menulis.

Ini artinya semua muslim akan mellihat tulisan ini, bahkan mereka bisa membacanya dengan jelas dan terang. Tentunya orang-orang beriman akan berusaha untuk menjauhkan diri mereka sejauh mungkin dari jangkauan dajjal, adapun orang-orang munafik, sekalipun mereka bisa membaca tulisan di dahinya, akan tetapi iming-iming harta, kejayaan, serta kehidupan yang lezat telah menutupi mata mereka dari melihat kebenaran.

Diantara sekian hal istimewa yang dimiliki dajjal adalah ia diberikan kemampuan untuk mendatangkan sesuatu yang tidak mampu didatangkan kecuali oleh Allah, sehingga keistimewaan ini membuat manusia mempercayai dakwaannya bahwa ia adalah tuhan. Rasulullulah pernah bercerita dalam sabdanya:

الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى، جُفَالُ الشَّعَرِ، مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ، فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ

Dajjal itu mata kirinya buta, rambutnya lebat, dan ia membawa syurga dan neraka, padahal nerakanya dajjal adalah syurga sementara syurganya adalah neraka (HR Muslim)

Neraka dajjal adalah syurganya Allah, sementara syurganya dajjal adalah nerakanya Allah, dajjal membuat yang buruk terlihat indah, dan yang indah terlihat buruk, betapa banyak manusia yang pada saat itu mengikuti hawa nafsunya dan tertipu dengan hal ini.

Tidak perlu jauh-jauh menunggu dajjal keluar, bahkan hari ini saja betapa banyak manusia yang sudah tertipu dengan realitas, kemunafikan serta kekufuran yang di dengung-dengungkan oleh segelintir orangpun masih memiliki pendukung serta pengikut, padahalpun mereka tidak mendapatkan keuntungan apapun, atau terkadang hanya karna sesuap nasi bungkus mereka rela menggadaikan imannya.

Lalu bagaimana jika ternyata yang mendatangi mereka adalah Dajjal?. Yang mampu menurunkan hujan, menghidupkan orang mati, memberikan harta yang berlimpah, kemegahan dan kenyamanan, berapa banyak diantara kita yang masuk dalam perangkapnya?